lestarikan Adat dan Budaya, PemDes Gedangan Mengadakan Kegiatan Mapag Tamba

24 Februari 2021
Tim Redaksi
Dibaca 220 Kali

GEDANGAN DIGITAL PROJECT - Rabu 24 Februari 2021 Pemerintah Desa Gedangan mengadakan kegiatan adat yaitu Mapag Tamba (Nibakaken Tamba) yang dilakukan di persawahan warga. 24/02/21

Dari beberapa pekerjaan masyarakat Desa Gedangan yg mayoritasnya bergelut dengan sawah maka setiap tahunnya Pemdes Gedangan mengadakan kegiatan mapag Tamba yang bertujuan agar menolak bala dari serangan hama, serangan penyakit padi, sawah kebakaran, sawah kebanjiran dan sebagainya. 

Apa sih mapag tamba itu? Mapag mempunyai arti menjemput atau menyambut datangnya tamba yang berupa air yang dianggap keramat yang berasal dari sembilan sumber.

Ada 9 sumber mata air yang dianggap sebagai tamba, kesembilan sumber itu yaitu : 

1. Mertasinga Cirebon Utara

2. Air Laut

3. Air papagan, air yang berada pada posisi pertemuan dua arus yang berlawanan, lokasinya ada di desa Mekargading

4. Sumur Warak di Sukaurip Balongan Indramayu

5. Sumur Jabar, sumur Jaba merupakan tempat wudhu pangeran Suryanegara.

6. Air Jambangan, air yang diwadahi sebuah jambangan, yaitu perabot tanah liat yang menyerupai gentong, namun memiliki mulut yang lebar dan tidak tertutup.

7. Air pande, air yang diambil dari proses pencelupan besi ketika ditempa.

8. Air leri, air bekas cucian beras, tetapi air leri yang dibuat oleh istri kemit (penjaga desa)

9. Begawan, air yang berasal dari sungai besar seperti sungai cimanuk

Seperti yang dikatakan Kuwu Supendi, A.Md, Kegiatan mapag tamba ini harus kita terus budayakan karena merupakan suatu kepercayaan adat agar pesawahan yg ada di Desa Gedangan ini dijauhkan dari malapetaka/hal-hal yang tidak kita inginkan. Ucapnya

Untuk itu mari kepada masyarakat Desa Gedangan untuk ikut turut serta dalam melestarikan budaya yang ada seperti Mapag Tamba ini, agar tidak terkikis ditengah berkembang pesatnya Teknologi. Tutupnya